02 April 2009

Renungan Manajer 02

Menjadi seorang manajer yang top, berarti pula harus menjadi pemimpin yang top. 
Bagaimana pemimpin yang top ? 
Yaitu pemimpin yang dapat mengarahkan orang-orang yang dipimpin menjadi lebih baik, dalam pekerjaan, prestasi, sikap dan kepribadian mereka.... 
Pemimpin yang dapat menjadi naungan orang-orang yang dipimpinnya...
Pemimpin yang bisa dekat dengan orang-orang yang dipimpinnya...
Pemimpin yang bisa mengerti apa yang dirasakan orang-orang yang dipimpinnya.... 
Itulah karakter pemimpin yang top...
Maka ketika kita siap untuk menjadi pemimpin, maka kita juga harus siap untuk melayani orang-orang yang akan kita pimpin....
Karena pemimpin yang baik, bukanlah seorang bos.... yang hanya memberi perintah, tugas dan pekerjaan... Namun seorang yang siap melayani....
Siapkah kita menjadi seorang pemimpin TOP ?
Siapkah kita menjadi seorang manajer TOP ? 

04 Maret 2009

Renungan Manajer 01

Seorang manajer TOP tidaklah harus mereka yang bisa menguasai dan memimpin dunia ini....

Seorang manajer TOP tidaklah harus mereka yang memimpin perusahaan multinasional....

Seorang manajer TOP tidaklah harus mereka yang memiliki kekayaan dan kakuasaan yang berlimpah...

Seorang manajer TOP tidaklah harus mereka yang memimpin ribuan hingga jutaan orang...

Namun...

Seorang manajer TOP adalah mereka yang bisa memimpin dan mengontrol diri mereka sendiri....

Apa hebatnya seorang manajer yang memimpin perusahaan besar, mempunyai kekayaan dan kakuasaan berlimpah serta memimpin banyak orang, namun tidak bisa mengontrol emosi dan nafsu mereka... 

Maka marilah kita menjadi manajer TOP yang bijaksana...

 

03 Maret 2009

Seputar Teori Manajemen 02

Setelah mengetahui pengertian manajemen, berikutnya, sebagai seorang manajer yang TOP, kita juga harus mengetahui apa saja fungsi manajemen. Agar ketika menjadi manajer kita bisa menjalankan fungsi, tugas dan tanggungjawab kita dengan benar. Berikut ini beberapa materi fungsi manajemen yang diambil dari geocities.com:


Fungsi manajemen dapat diartikan sebagai kegiatan apa saja yang akan dilakukan oleh seorang manajer dalam kegiatan manajerialnya. Sehingga kegiatan manajerial yangdilakukan oleh manajer tersebut dapat dikatakan sebagai kegiatan proses manajemen. Proses tersebut bermula dari pembuatan perencanaan sampai pada pengadaan pengawasan terhadap pelaksanaan rencana tersebut. Pengawasan yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya  pelaksanaan rencanan sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
    
Secara menyeluruh, fungsi manajemen tersebut adalah sebagai berikut :  
1. Perencanaan/Planning :
Yaitu suatu usaha atau upaya untuk merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan guna
 mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Perencanaan ini biasanya dituangkan dalam bentuk
 konsep atau suatu program kerja.

2. Pengorganisasian/Organizing :
Kegiatan yang meliputi penetapan struktur, tugas dan kewajiban, fungsi pekerjaan dan hubungan antar fungsi.

3. Penyusunan Staf/Staffing :
Termasuk didalamnya adalah perekrutan karyawan, pemanfaatan, pelatihan, pendidikan
dan pengembangan sumberdaya karyawan tersebut dengan efektif.

4. Pengarahan/Directing :
Yaitu fungsi memberikan perintah atau arahan. Selain itu juga termasuk kegiatan
kepemimpinan, bimbingan, motivasi dan pengarahan agar karyawan dapat bekerja dengan lebih efektif.

5. Pengkoordinasian/Coordinating :
Yaitu fungsi mengkoordinir seluruh pekerjaan dalam satu totalitas organisasi pekerjaan.
        
Pengorganisasian mengandung hal-hal sebagai berikut :
        a. Sinkronisasi kegiatan
        b. keterpduan kegiatan
        c. menyelaraskan kegiatan
        d. meruntutkan kegiatan
        e. Mencegah overlaping dan kekosongan kegiatan

6. Pengawasan/Controling :
Fungsi yang memberikan penilaian, koreksi dan evaluasi atas semua kegiatan. Secara terus-menerus melakukan monitoring atas pekerjaan yang sedang dilakukan. Fungsi ini bertujuan untuk menyesuaikan rencana yang telah dicapai dengan pelaksanaan kegiatan. Hasil dari  evaluasi pengawasan ini dijadikan sebagai bahan rekomendasi untuk kegiatan berikutnya. 

25 Februari 2009

Seputar Teori Manajemen 01

Untuk menjadi manajer yang TOP kita harus mengenal terlebih dahulu apa sih itu manajemen. Maka untuk mengetahui arti manajemen, kita perhatikan pengertian-pengertian manajemen yang telah disimpulkan oleh para ahlinya yang penulis ambil dari geocities.com berikut ini:


Manajemen berasal dari kata "to manage" yang berarti mengatur, mengurus atau mengelola. Banyak definisi yang telah diberikan oleh para ahli terhadap istilah manajemen ini. Namun dari sekian banyak definisi tersebut ada satu yang kiranya dapat dijadikan pegangan dalam memahami manajemen tersebut, yaitu : Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakandan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.

Sedangkan pengertian menurut ahli-ahli yang lain adalah sebagai berikut :

1. Menurut Horold Koontz dan Cyril O'donnel :
    Manajemen adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain. 

2. Menurut R. Terry :
  Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.

3. Menurut James A.F. Stoner :
    Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunakan sumberdaya organisasi  lainnya agar mencapai tujuan organisasi tang telah ditetapkan.

4. Menurut Lawrence A. Appley :
    Manajemen adalah seni pencapaian tujuan yang dilakukan melalui usaha orang lain.

5. Menurut Drs. Oey Liang Lee :
    Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 


Dari pengertian-pengertaian di atas, dapat kita simpulkan bahwa seorang manajer yang TOP harus mempunyai kemampuan untuk bisa menggerakkan orang lain dalam mencapai suatu tujuan yang disertai dengan proses merencanakan, mengorganisasi SDM yang ada, mengaplikasikan dan mengawasi kegiatan organisasi.